Sebagaimana kita pahami, khutbah khususnya Khutbah Jumat sejak zaman Nabi hingga saat ini menjadi sara penting dalam pembinaan ummat, menjadi pelita yang menyinari gelapnya hati dan menjadi petunjuk lurus bagi yang sedang bingung. Khutbah juga mampu menjadi motivasi bagi yang sedang galau, sebagai penyiram ruhani bagi jiwa yang gersang dan kering dari agama serta peneguh dan penguat yang jiwanya bersih.
Khutbah juga menjadi sarana nasihat bagi sang penceramah, sarana mengasah dakwah bagi para dai serta menjadi media pencerahan, penguatan, pengarahan dan pembinaan yang efektif bagi ummat.
Melalui khutbah, orang yang tidak mengerti menjadi belajar, orang yang bertanya-tanya memperoleh jawaban, orang yang ragu menjadi yakin dan teguh, orang yang lalai jadi tersadarkan, yang bermaksiat menjadi taubat, yang sombong jadi lembut hatinya, yang kikir menjadi dermawan serta yang durhaka jadi berbakti.





