Tidak bisa dibantah bahwa salah satu modal utama kemajuan bangsa adalah tingginya indeks literasi masyarakat. Oleh karena itu, menumbuh-kembangkan indeks literasi masyarakat adalah pekerjaan rumah bangsa ini. Siapakah yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut? Sesungguhnya meningkatkan indeks literasi masyarakat adalah tanggung jawab semua komponen bangsa. Siapa pun di antara kita harus merasa bertanggung jawab untuk mengambil peran, sekecil apa pun peran tersebut.
Sesungguhnya ada dua modal besar bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan unggul di kancah dunia. Pertama, bangsa Indonesia memiliki sumber daya manusia dengan jumlah yang sangat besar. Jumlah yang sangat besar ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat manakala kualitas masyarakatnya pun hebat. Kedua, Bangsa Indonesia dianugerahi alam yang sangat kaya. Kekayaan alam yang melimpah akan menjadi kekuatan besar apabila dikelola dengan benar. Oleh karena itu, kelak, ketika dua modal tersebut berpadu, yaitu melimpahnya kekayaan alam dengan melimpahnya masyarakat terdidik (literat), maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang powerful.
Buku Berkualitas
Melihat betapa diperlukannya kesungguhan dalam gerakan literasi masyarakat, kami tergerak untuk terlibat dalam upaya itu. Kami memulai bergerak pada pada bidang content development. Kami meyakini bahwa kemajuan pada bidang ini adalah modal utama dalam membangun masyarakat literat. Kemajuan pada aspek konten atau isi buku, baik paper based maupun buku digital, akan menjadi leading sector kemajuan literasi masyarakat. Setelah itu, kemasan content dapat dikembangkan ke dalam berbagai bentuk.
Disadari sepenuhnya bahwa indeks literasi masyarakat akan meningkat bukan hanya diukur dari seberapa banyak buku yang dibaca, tetapi juga perlu diperhatikan adalah seberapa berkualitas buku yang dibaca tersebut. Oleh karena itu, tantangan di dunia perbukuan bukan hanya sekadar ingin mengejar rasio masyarakat dengan jumlah buku yang dibaca. Tetapi, kami pun berlomba agar buku yang diterbitkan dan dibaca oleh masyarakat adalah buku yang berkualitas. Adanya tantangan pada dua aspek tersebut menjadi cita-cita kami untuk mewujudkannya.
Kemajuan teknologi-Content is the King
Kini kemajuan teknologi informasi dan teknologi digital semakin pesat. Seiring dengan kemajuan tersebut, ada aspek fundamental yang sesungguhnya tidak mengalami pergeseran. Ada istilah Content is the King.” Istilah tersebut menegaskan bahwa perkembangan teknologi kekinian yang terjadi itu hanya pada tataran sarana dan kemasan konten. Kemajuan teknologi itu terjadi pada aspek dimana dan bagaimana cara mengakses konten. Sesungguhnya konten itu hampir tidak mengalami pergeseran. Oleh karena itu bagi para penerbit buku atau Content Development, kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi justru membuka peluang untuk menyiapkan kemasan konten sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern yang melek teknologi.Hal itu membuat kami harus terus kreataf mengikuti kemajuan teknologi agar konten yang kami hasilkan dapat dinikmati oleh masyarakat modern.
InsyaAllah kelak dari kami akan semakin banyak buku-buku berkualitas diterbitkan dengan beragam genre dan tingkatan pembaca.
